Minggu, 25 November 2012

Download BSE PKN Kelas 6 SD




Pendidikan Kewarganegaraan 6

Pengarang: Anis Kusumawardani, Sunarso
Penerbit: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun: 2008

DOWLOAD

Download BSE IPS Kelas 6 SD






Terampil Dan Cerdas Belajar Ilmu

Pengarang: Sanusi Fattah, Alex Muryadi, Suhardi
Penerbit: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun: 2008


DOWNLOAD

Kamis, 22 November 2012

Download BSE IPS Kelas 7




Pengarang : Muh. Nurdin, S.W. Warsito, Muh. Nur Sya'ban
Penerbit : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Tahun : 2008



DOWNLOAD

Sabtu, 10 November 2012

Ciri-ciri Makhluk Hidup


A. Bernafas
Setiap makhluk hidup memerlukan oksigen untuk bernafas dalam kehidupannya sehari-hari. Salah satu dari ciri-ciri makluk hidup adalah bernafas. Pernafasan mempunyai 3 arti yaitu mengambil dan mengeluarkan gas, pertukaran gas antara sel dengan jaringan, reaksi enzim (sitokrom). Manusia bernafas mengambil oksigen dengan proses pernafasan yang dimulai dari rongga hidung, laring, bromkus, bronkuelus, pleura dan alveulus. Sedangkan untuk proses pernafasan pada hewan bisa diwakili pada proses pernafasan pada serangga dengan menggunakan trakea, Sedangkan untuk tumbuhan dalam melakukan proses pernafasan melalui stomata dan Inti sel.
B. Bergerak
Makhluk hidup pasti akan mengalami proses dalam bergerak, pengertian bergerak sendiri bukan berarti kita harus berpindah tempat, contohnya menulis dan menggaruk adalah contoh gerak. Hewan juga akan mengalami hal serupa yaitu mengalami gerak dalam kehidupan sehari-harinya,baik berjalan, lari, terbang dan melompat, sebagai contoh harimau lari mengejar mangsa, elang terbang menggunakan sayapnya. Sedangkan tumbuhan juga mengalami proses pergerakan, secara garis besar tumbuhan memiliki tiga gerak yaitu gerak tropisme dimana gerak tumbuhan ini dipengaruhi oleh rangsang misalnya gerak akar menuju pusat bumi. Sedangkan gerak yang kedua adalah gerak taksis adalah gerak pindah tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan contohnya gerak daun yang mengarah pada cahaya matahari. Sedangkan gerak yang ketiga adalah gerak nasti dimana gerak tumbuhan ini tidak dipengaruhi oleh rangsangan, contohnya tumbuhan putri malu yang disentuh daunnya menutup.
C. Tumbuh dan Berkembang
Semua makhluk hidup pasti akan mengalami proses tumbuh dan berkembang sebagai salah satu cara untuk memperbanyak diri atau meneruskan keturannya. Pertumbuhan adalah proses bertambahnya bentuk dan ukuran yang tidak dapat kembali lagi. Sedangkan perkembangan adalah proses menuju kedewasaan yang tidak dapat diukur perubahannya. Setiap kehidupan dimulai dari sel yang mengalami perkembangan sedangkan perkembangan pada manusia dan hewan perkembang dimulai dari sel telur yang dibuahi oleh sel sperma. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan adalah, faktor dalam meliputi gen dan hormon sedangkan faktor luar meliputi cahaya, air, temperatur, udara, tanah, kelembaban.
D. Berkembang Biak
Perkembangan makhluk hidup dapat dibedakan menjadi dua yaitu generatif (perkembangan secara kawin) dan vegetatif (perkembangan secara tidak kawin).
  1. Perkembangan secar kawin (generatif) adalah pertemuan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Pada manusia dan hewan sel sperma dihasilkan dari testis sedangkan sel betina dihasilkan oleh ovarium, Sedangkan alat perkembangan biakan tumbuhan adalah bunga, yang terdiri dari benang sari (alat kelamin jantan) dan putik sari (alat kelamin betina).
  2. Pe rkembang biakan secara tidak kawin (vegetati) perkembangan yang membutuhkan satu individu saja baik tumbuhan dan hewan. Adapun contoh perkembangbiakan secara vegetatif adalah
  • Tunas, misal pisang
  • Umbi lapis contohnya bawang
  • Umbi akar, contohnya wortel, lobak
  • Umbi batang, comtohnya ketela dan kentang
  • Setek daun, contohnya cocor bebek
  • Cangkok, contohnya pohon mangga yang dicangkok
  • Okulasi, contohnya pohan mangga diokulasi dengan pohon apel.
E. Memerlukan Makan
Semua makhluk hidup memerlukan makan guna untuk memenuhi energi untuk aktivitas sehari-hari dan menggati sel-sel yang rusak dan pertumbuhan serta mengatur proses-proses dalam tubuh. Dalam proses ini manusia dan hewan memerlukan makanan dari tumbuhan, tumbuhan berlaku sebagai produsen atau penghasil makanan sedangkan manusia dan hewan sebagai konsumennya. Sedangkan menurut jenis proses pembuatan makanan organisme dibedakan menjadi dua yaitu heterotof organisme yang bergantung pada organisme lain untuk makan.  Sedangkan organisme autotrof adalah organisme yang bisa menyediakan makanan untuk sendiri dan makhluk lain.
F. Ekskresi
Ekskresi adalah proses pengeluaran zat sisa makanan. Setiap metabolisme yang berlangsung dalam tubuh tidak hanya menghasilkan energi melainkan juga menghasilkan zat sisa, Sedangkan zat sisa pada manusia bisa berupa keringat, urin, karbondioksida. Sedangkan untuk hewan lain seperti cacing ekresi dilakukan oleh nefridium, protozoa alat ekresinya berupa vakuola dan tumbuhan alat ekresinya pada pori-pori batang, pori-pori akar dan pori-pori daun.
G. Peka Terhadap Rangsang
Semua makhluk hidup pasti memiliki kepekaan terhadap rangsang, contohnya rangsangan yang akan membahayakan dirinya maka mahkluk akan berusaha mendekati rangsangan yang lebih menguntungkan. Manusia dan hewan menggunakan alat indra untuk menanggapi suatu rangsangan misalnya lidah untuk merasakan manis, asam, pahit dan asin, sedangkan mata untuk merangsang bila ada suatu cahaya yang silau, sedangkan telinga untuk merangsang berbagai macam bunyi dan getaran.

bagian dan cara penggunaan mikroskop


1. Bagian-bagian Mikroskop
  • Lensa okuler berfungsi untuk memperbesar penampakan benda yang dibentuk oleh lensa okuler.
  • Tabung okuler berfungsi untuk mengatur fokus.
  • Pengatur fokus kasar berfungsi memfokuskan bayangan objek.
  • Pengatur fokus kasar memfokuskan bayangan secara lambat.
  • Revolver untuk memilih lensa objektif yang akan digunakan.
  • Lensa objektif untuk memilih lensa objektif dan memperbesar benda.
  • Lengan mikrosko sebagai pegangan saat mikroskop diangkat.
  • Meja mikroskop tempat untuk meletakkan objek yang diamati.
  • Penjepit objek utuk menjepit preparat diatas meja preparat.
  • Kondensor mengatur intensitas cahaya yang masuk dalam mikroskop.
  • Diafragma mengatur banyak sedikitnya cahaya yang dikehendaki.
  • Cermin mengarahkan cahaya agar tetap masuk ke dalam mikroskop.
  • Kaki mikroskop menjaga mikroskop agar dapat berdiridengan mantap diatas meja.
2. Cara Menggunakan Mikroskop
  1. Membawa mikroskop, mikroskop dibawa dengan tangan satu memegang lengan mikroskop dan tanggan satu memegang kaki mikroskop
  2. Meletakkan mikroskop, mikroskop diletakkan dimeja datar yang cukup cahaya tetapi tidak langsung menghadap cahaya.
  3. Menemukan bidang pandang cara menemukannya dengan mengatur caermin dengan melihat lensa okuler.
  4. Mengatur fokus dan menemukan bayangan ayitu dengan cara menggerakkan fokus kasas dan menggerakkan fokus halus secara hati-hati jangan sampai tersentuh tangan.
  5. Menyimpan Mikroskop setelah pengamatan selesai maka naikan tabung mikroskop dengan cara menggerakkan pengatur fokus kasar. Ambil objek kemudian bersihkan lensa objektif, tutup diagframa, turunkan kondensor, dan posisikan cermin.

kalimat aktif dan pasif


  • kalimat aktif dan pasif
  • 1. a. Kalimat Aktif• Kalimat aktif dibedakan menjadi 3 jenis :1. Kalimat aktif transitif2. Kalimat aktif intransitif atau taktransitif3. Kalimat aktif semitransitif
  • 2. 1. Kalimat aktif transitif• Ciri-ciri kalimat aktif transitif.a. Bersubjek;b. Berpredikat;c. Berobjek;d. Dapat diubah menjadi kalimat pasif dengan cara mengubah objek menjadi subjek pada kalimat pasif;e. Berketerangan ataupun tdk berketerangan.
  • 3. Contoh aktif transitifa. Presiden menyetujui penyelenggaraan kongres.b. Panitia sedang menyeleksi pendaftar baru.c. Andi membeli sepeda di toko.
  • 4. Kalimat aktif transitif dibagi 2 jenis :1. Aktif ekatransitif atau monotrasitif : kalimat ini terdiri atas 3 unsur, yaitu subjek, predikat, objek.2. Aktif dwitransitif : terdiri atas unsur, subjek, predikat, objek, pelengkap.a. Pak Malik sdg mencarikan anaknya pe- kerjaan.b. Kakek menemani saya berjalan-jalan.
  • 5. 2. Kalimat aktif intransitif• Ciri-ciri sbb. :a. Bersubjekb. Berpredikatc. Tidak berobjekd. Tidak berpelengkape. Tidak dapat menjadi kalimat pasiff. Berketerangan atau tdk berketerangan
  • 6. Contoh aktif intransitifa. Rina bernyanyi setiap hari.b. Surti duduk di sana.c. Mira sakit perut.d. Anak itu bersepeda.e. Temanku rajin.f. Ibu membaca di ruang tamu.
  • 7. 3. Kalimat aktif semitransitif• Ciri-cirinya sbb. :a. bersubjek;b. Berpredikat;c. Berpelengkap;d. Tanpa atau dg keterangan.
  • 8. Contoh aktif semitransitifa. Dia kehilangan pensil.b. Botol itu berisi kecap.c. Soni selalu bersepda motor ke sekolah.d. Indahnya menyanyi keroncong di aula.e. Hana lari-lari pagi di lapangan Bantul.
  • 9. b. Kalimat pasif• Ciri-ciri kalimat pasif :a. Subjeknya dikenai tindakan;b. Predikat berupa kata kerja yg berimbuhan : di-, di-kan, diper-i, diper-kan, ter-, ter- kan, ke-an, atau kata kerja bentuk persona.
  • 10. • Kaidah umum pembentukan kalimat pasif dari kalimat aktif sbb. :1.Cara Pertamaa.Pertukarkanlah S dengan O.b.Gantilah prefiks meng- dengan di- pada P.c.Tambahkan kata oleh di muka unsur yang tadinya S.Contoh :1)Pak Toha mengangkat seorang asisten baru.a)Seorang asisten baru diangkat Pak Toha.b)Seorang asisten baru diangkat oleh Pak Toha.
  • 11. 2. Cara Keduaa.Pindahkan O ke awal kalimat.b.Tanggalkan prefiks meng- pada P.c.Pindahkan S ke tempat sebelum verba.Contoh :1)Saya sudah mencuci mobil itu.(aktif)2)Mobil itu sudah saya cuci.(pasif)
  • 12. • Kalimat pasif ada 2 jenis :a. Pasif tindakan;b. Pasif keadaan. Contoh :1) Penjahat itu ketakutan sekali.2) Kemarin ia kehujanan di jalan.3) Ibu kesiangan bangun.Ketidaktepatan pemakaian kalimat Aktif dan pasif1. *Pemerintah umumkan bahwa harga bensin tidak naik.(aktif,salah)
  • 13. 2.*Surat itu sdh dikirimkan oleh saya kemarin. (pasif,salah)3.*Berita itu kami belum dengar.(pasif,salah)Kata ket. belum tdk boleh disisipkan di antara kata ganti dg kata kerja dlm bentuk pasif. Kalimat yg benar adalah :1.a. Pemerintah mengumumkan bahwa harga bensin tdk naik.(aktif) b. Diumumkan oleh pemerintah bahwa harga bensin tdk naik.(pasif) c.Oleh pemerintah diumumkan bahwa harga bensin tdk naik.(pasif)
  • 14. 2.a Surat itu sdh saya kirimkan kemarin.(pasif) b Saya sdh mengirimkan surat itu kemarin. (aktif)3.a Berita itu belum kami dengar.(pasif) b Kami belum mendengar berita itu.(aktif)Contoh lain :1.Saya sudah baca pengumuman ini.(salah)2.Sudah saya baca pengumuman ini.(pasif,benar)3.Saya sudah membaca pengumuman ini. (aktif, benar)

Selasa, 06 November 2012

prosa lama dan baru



Prosa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.prosa juga dibagi dalam dua bagian,yaitu prosa lama dan prosa baru,prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.
jenis-jenis Prosa
·         Prosa naratif
·         Prosa deskriptif
·         Prosa eksposisi
·         Prosa argomentatif
Prosa Lama
Prosa lama merupakan karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari sastra atau kebudayaan barat. Karya sastra prosa lama yang mula-mula timbul disampaikan secara lisan, disebabkan karena belum dikenalnya bentuk tulisan. Setelah agama dan kebudayaan Islam masuk ke indonesia, masyarakat menjadi akrab dengan tulisan, bentuk tulisan pun mulai banyak dikenal. Sejak itulah sastra tulisan mulai dikenal dan sejak itu pulalah babak-babak sastra pertama dalam rentetan sastra indonesia mulai ada. Adapun bentuk-bentuk sastra prosa lama adalah :
Hikayat
Hikayat, berasal dari India dan Arab, berisikan cerita kehidupan para dewi, peri, pangeran, putri kerajaan, serta raja-raja yang memiliki kekuatan gaib. Kesaktian dan kekuatan luar biasa yang dimiliki seseorang, yang diceritakan dalam hikayat kadang tidak masuk akal. Namun dalam hikayat banyak mengambil tokoh-tokoh dalam sejarah. Contoh : Hikayat Hang Tuah, Kabayan, si Pitung, Hikayat si Miskin, Hikayat Indra Bangsawan, Hikayat Panji Semirang, Hikayat Raja Budiman.
Sejarah
Sejarah (tambo), adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah. Cerita yang diungkapkan dalam sejarah bisa dibuktikan dengan fakta. Selain berisikan peristiwa sejarah, juga berisikan silsilah raja-raja. Sejarah yang berisikan silsilah raja ini ditulis oleh para sastrawan masyarakat lama. Contoh : Sejarah Melayu karya datuk Bendahara Paduka Raja alias Tun Sri Lanang yang ditulis tahun 1612.
Kisah
Kisah, adalah cerita tentang cerita perjalanan atau pelayaran seseorang dari suatu tempat ke tempat lain. Contoh : Kisah Perjalanan Abdullah ke Negeri Kelantan, Kisah Abdullah ke Jedah.
Dongeng
Dongeng, adalah suatu cerita yang bersifat khayal. Dongeng sendiri banyak ragamnya, yaitu sebagai berikut :
§  Fabel, adalah cerita lama yang menokohkan binatang sebagai lambang pengajaran moral (biasa pula disebut sebagai cerita binatang). Contoh : Kancil dengan Buaya, Kancil dengan Harimau, Hikayat Pelanduk Jenaka, Kancil dengan Lembu, Burung Gagak dan Serigala, Burung bangau dengan Ketam, Siput dan Burung Centawi, dan lain-lain.
§  Mite (mitos), adalah cerita-cerita yang berhubungan dengan kepercayaan terhadap sesuatu benda atau hal yang dipercayai mempunyai kekuatan gaib. Contoh : Nyai Roro Kidul, Ki Ageng Selo, Dongeng tentang Gerhana, Dongeng tentang Terjadinya Padi, Harimau Jadi-Jadian, Puntianak, Kelambai, dan lain-lain.
§  Legenda, adalah cerita lama yang mengisahkan tentang riwayat terjadinya suatu tempat atau wilayah. Contoh : Legenda Banyuwangi, Tangkuban Perahu, dan lain-lain.
§  Sage, adalah cerita lama yang berhubungan dengan sejarah, yang menceritakan keberanian, kepahlawanan, kesaktian dan keajaiban seseorang. Contoh : Calon Arang, Ciung Wanara, Airlangga, Panji, Smaradahana, dan lain-lain.
§  Parabel, adalah cerita rekaan yang menggambarkan sikap moral atau keagamaan dengan menggunakan ibarat atau perbandingan. Contoh : Kisah Para Nabi, Hikayat Bayan Budiman, Bhagawagita, dan lain-lain.
§  Dongeng jenaka, adalah cerita tentang tingkah laku orang bodoh, malas atau cerdik dan masing-masing dilukiskan secara humor.
Contoh : Pak Pandir, Lebai Malang, Pak Belalang, Abu Nawas, dan lain-lain.
Cerita Berbingkai
Cerita berbingkai, adalah cerita yang didalamnya terdapat cerita lagi yang dituturkan oleh pelaku-pelakunya. Contoh : Seribu Satu Malam.














Bentuk-bentuk prosa baru
Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruh sastra atau budaya Barat. Bentuk-bentuk prosa baru adalah sebagai berikut:
Roman
Roman adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupan pelaku utamanya dengan segala suka dukanya. Dalam roman, pelaku utamanya sering diceritakan mulai dari masa kanak-kanak sampai dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Roman mengungkap adat atau aspek kehidupan suatu masyarakat secara mendetail dan menyeluruh, alur bercabang-cabang, banyak digresi (pelanturan). Roman terbentuk dari pengembangan atas seluruh segi kehidupan pelaku dalam cerita tersebut. dugfiugs

Berdasarkan kandungan isinya, roman dibedakan atas beberapa macam, antara lain sebagai berikut:
§  Roman transendensi, yang di dalamnya terselip maksud tertentu, atau yang mengandung pandangan hidup yang dapat dipetik oleh pembaca untuk kebaikan. Contoh: Layar Terkembang oleh Sutan Takdir Alisyahbana, Salah Asuhan oleh Abdul Muis, Darah Muda oleh Adinegoro.
§  Roman sosial adalah roman yang memberikan gambaran tentang keadaan masyarakat. Biasanya yang dilukiskan mengenai keburukan-keburukan masyarakat yang bersangkutan. Contoh: Sengsara Membawa Nikmat oleh Tulis St. Sati, Neraka Dunia oleh Adinegoro.
§  Roman sejarah yaitu roman yang isinya dijalin berdasarkan fakta historis, peristiwa-peristiwa sejarah, atau kehidupan seorang tokoh dalam sejarah. Contoh: Hulubalang Raja oleh Nur St. Iskandar, Tambera oleh Utuy Tatang Sontani, Surapati oleh Abdul Muis.
§  Roman psikologis yaitu roman yang lebih menekankan gambaran kejiwaan yang mendasari segala tindak dan perilaku tokoh utamanya. Contoh: Atheis oleh Achdiat Kartamiharja, Katak Hendak Menjadi Lembu oleh Nur St. Iskandar, Belenggu oleh Armijn Pane.
§  Roman detektif merupakan roman yang isinya berkaitan dengan kriminalitas. Dalam roman ini yang sering menjadi pelaku utamanya seorang agen polisi yang tugasnya membongkar berbagai kasus kejahatan. Contoh: Mencari Pencuri Anak Perawan oleh Suman HS, Percobaan Seria oleh Suman HS, Kasih Tak Terlerai oleh Suman HS.

Novel
Novel berasal dari Italia. yaitu novella ‘berita’. Novel adalah bentuk prosa baru yang melukiskan sebagian kehidupan pelaku utamanya yang terpenting, paling menarik, dan yang mengandung konflik. Konflik atau pergulatan jiwa tersebut mengakibatkan perobahan nasib pelaku. lika roman condong pada idealisme, novel pada realisme. Biasanya novel lebih pendek daripada roman dan lebih panjang dari cerpen. Contoh: Ave Maria oleh Idrus, Keluarga Gerilya oleh Pramoedya Ananta Toer, Perburuan oleh Pramoedya Ananta Toer, Ziarah oleh Iwan Simatupang, Surabaya oleh Idrus.
Cerpen
Cerpen adalah bentuk prosa baru yang menceritakam sebagian kecil dari kehidupan pelakunya yang terpenting dan paling menarik. Di dalam cerpen boleh ada konflik atau pertikaian, akan telapi hat itu tidak menyebabkan perubahan nasib pelakunya. Contoh: Radio Masyarakat oleh Rosihan Anwar, Bola Lampu oleh Asrul Sani, Teman Duduk oleh Moh. Kosim, Wajah yang Bembah oleh Trisno Sumarjo, Robohnya Surau Kami oleh A.A. Navis.
Riwayat
Riwayat (biografi), adalah suatu karangan prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri (otobiografi) atau bisa juga pengalaman hidup orang lain sejak kecil hingga dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Contoh: Soeharto Anak Desa, Prof. Dr. B.I Habibie, Ki Hajar Dewantara.
Kritik
Kritik adalah karya yang menguraikan pertimbangan baik-buruk suatu hasil karya dengan memberi alasan-alasan tentang isi dan bentuk dengan kriteria tertentu yang sifatnya objektif dan menghakimi.
Resensi
Resensi adalah pembicaraan / pertimbangan / ulasan suatu karya (buku, film, drama, dll.). Isinya bersifat memaparkan agar pembaca mengetahui karya tersebut dari berbagai aspek seperti tema, alur, perwatakan, dialog, dll, sering juga disertai dengan penilaian dan saran tentang perlu tidaknya karya tersebut dibaca atau dinikmati.
Esai
Esai adalah ulasan / kupasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan pandangan pribadi penulisnya. Isinya bisa berupa hikmah hidup, tanggapan, renungan, ataupun komentar tentang budaya, seni, fenomena sosial, politik, pementasan drama, film, dll. menurut selera pribadi penulis sehingga bersifat sangat subjektif atau sangat pribadi. dan tidak boleh di sentuh oleh siapa pun.